Madu Hutan Sumbawa Masuk Jaringan Internasional
Potensi Madu Hutan Sumbawa telah mendapat pengakuan Jaringan Madu internasional. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran delegasi Jaringan Madu Hutan Sumbawa (JMHS) pada pertemuan Jaringan Madu Hutan Dunia yang diselenggarakan di India pertengahan 2007 lalu. Ditambah lagi masuknya madu hutan Sumbawa ke dalam ensiklopedia madu dunia yang diterbitkan oleh salah satu lembaga yang bermarkas di Manila.

Untuk memperkuat relationship madu Sumbawa, JMHS salah satu lembaga yang konsen dengan perkembangan madu Sumbawa telah mengutus delegasinya untuk menghadiri pertemuan Jaringan Madu Hutan Indonesia (JMHI) yang ke 4 bertempat di Pekanbaru, Riau, awal Bulan Februari lalu.

Hasil pertemuan tersebut, salah seorang pengurus JMHS, Abdul Rakib menjelaskan bahwa JMHS berhasil mengusulkan 17 program yang berkaitan dengan madu dan pelestarian hutan yang direalisasikan di wilayah Kabupaten Sumbawa dan JMHS akan diberikan kepercayaan oleh JMHI untuk menggelar workshop Jaringan Madu Indonesia ke 6 di Kabupaten Sumbawa.

"Setelah pertemuan Jaringan Madu Hutan Indonesia ke 5 diselenggarakan di Sulawesi pertengahan tahun ini, petemuan berikutnya akan diselenggarakan di Kabupaten Sumbawa," kata Rakib, juga Ketua Kelompok Social Forestry Desa Gapit Kecamatan Empang.

Pada kesempatan sama pengurus JMHS lainnya, Ir. Nuraini menambahkan bahwa JMHS sejak dideklerasikan 2006 lalu, pihaknya selalu konsen melakukan penguatan kelembagaan baik terhadap JMHS maupun terhadap kelompok petani madu hutan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Sumbawa. Penguatan yang dilakukan berupa study banding ke berbagai daerah yang sudah menerapkan sistem profesional dalam mengelola potensi madu hutan serta aktif melaksanakan training manajemen dan pengelolaan potensi madu hutan dengan melibatkan jaringan madu hutan Indonesia dan Internasional.

Pendamping JMHS dari Dinas kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa, Ir. Anas Malik mengemukakan keterlibatan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam urusan potensi hutan non kayu berupa madu adalah melakukan pendampingan dengan tujuan penguatan kelembagaan (manajemen organisasi) serta pihaknya akan berjuang untuk menerbitkan sertifikasi madu hutan Sumbawa.

"Ke depan JMHS akan mencanangkan Hari Madu Sumbawa, secara teknis dalam satu acara diselenggarakan di daerah menggunakan madu sebagai minumannya," kata Anas Malik.

Sumber: Sumbawa Post
Link: http://www.sumbawakab.go.id/lihatBerita.php?idNya=2191
Stumble
Delicious
Technorati
Twitter
Facebook
Labels: | edit post


Jaringan Madu Hutan Sumbawa (JMHS)

Jl. Sultan Kaharuddin No. 46A
Sumbawa Besar 84351,
Nusa Tenggara Barat
Indonesia
Telpon: 62-0371-625783
Faks: 62-0371-625783

  • ShoutMix chat widget

    Followers